afta 2015Seminar Rekayasa/Keteknikan Tahunan (Annual Engineering Seminar atau AES) tahun 2015 merupakan seminar yang ke-5 yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada sejak tahun 2011. Untuk kali ini, AES 2015 mengangkat tentang AFTA 2015 mau tidak mau akan dihadapi oleh bangsa Indonesia.

ASEAN Free Trade Area (AFTA) 2015 sudah di depan mata sejak disepakatinya pada tanggal 28 Januari 1992 di Singapura. Kesepakatan ini menghadirkan banyak peluang, tantangan, sekaligus ancaman bagi Indonesia khususnya bagi pihak-pihak yang bergerak di bidang rekayasa (engineering). Para pemimpin ASEAN sepakat untuk mentransformasikan ASEAN menjadi kawasan bebas aliran barang, jasa, investasi, permodalan, dan tenaga.

Kesepakatan ini bagi Indonesia berarti semakin besarnya peluang pasar, tidak hanya penduduk Indonesia. Kesempatan menjalankan bisnis dan investasi menjadi semakin terbuka lebar demikian pula pilihan segmen konsumen menjadi beragam. Namun disisi lain, kesepakatan menimbulkan satu pertanyaan, sudah siapkah Indonesia menyongsong AFTA 2015?

gambar afta5Industri maupun Perguruan Tinggi mau tidak mau harus meningkatkan daya saingnya baik untuk kawasan regional sesama negara ASEAN maupun dengan seluruh negara-negara di dunia. Perguruan tinggi disatu sisi dituntut untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi yang siap bersaing dengan tenaga asing, menghasilka penelitian yang aplikatif dan dapat direalisasikan menjadi produk yang dapat bersaing di tingkat regional maupun internasional. Pemerintah pun telah berusaha menggenjot dikeluarkannya SKKNI (Standar Kompetensi Ketenagakerjaan Nasional Indonesia) untuk mengatisipasi tuntutan AFTA 2015. Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan menghadapi AFTA 2015 oleh bangsa Indonesia secara umum dan perguruan tinggi secara khusus.

Bertepatan dengan Hari Pendidikan Tinggi Teknik ke-69, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, panitia seminar mengundang para akademisi, peneliti, instansi pemerintah maupun praktisi untuk mempresentasikan gagasan ilmiah, karya ilmiah, dan hasil penelitian pada acara “The 5th Annual Engineering Seminar” dengan tema “Free trade Engineers: Opportunity or Threat?”